Posted by: kidemang | 28th Aug, 2008

Ketika

Ketika prestasi diukur dengan kesibukan yang luar biasa.

Ketika Pahlawan diukur dari keberanian untuk mengorbankan keluarga dan orang terdekat.

Ketika  Hal Penting adalah nilai kapitalisasi.

Ketika Nilai Manusia tidak lebih dari kapital yang mampu dia hasilkan.

Ketika hasil yang ditunggu tidak kunjung datang.

Ketika masalah datang bertubi-tubi.

Ketika kesempurnaan tidak pernah menghampiri.

Ketika kesuksesan seolah sesuatu yang selalu bergerak tanpa bisa diraih.

Ketika semuanya semakin larut dalam mimpi-mimpi semu.

Ketika anak dan pasangan hanya mengenal sebagai orang yang membiayai hidup.

Ketika yang penting menjadi tidak penting.

Ketika yang sederhana jadi rumit.

Ketika ketakutan hilangnya eksistensi menghampiri.

Ketika keculasan mulai dijalankan.

Ketika manusia tidak lagi menjadi manusia.

Responses

Sopo iki Nang ??
dadi ingat pas aku ngomong HN “Mas aku pengen koyo sampeyan, di usia 40 sampeyan kerja karena sampeyan pengen kerja bukan karena sampeyan butuh duit, tapi ono siji seng aku ga pengen koyo sampean” HN njawab “opo iku pe” trs aku bilang “aku ga pengen 4x mas” muakakakakakka

Ngrowenk mode *ON*

Leave a response

Your response:

Categories